MUARASABAK – Perbaikan darurat di lokasi Jembatan Rano mulai di kerjakan oleh pihak UPTD Alkal Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Perbaikan darurat oleh UPTD alkal melibatkan perusahaan yang melalui Jembatan rano tersebut.
Kepala UPTD Alkal Tanjabtim Alqodri ketika dikonfirmasi mengatakan, dalam Perbaikan darurat yang dilakukan UPTD alkal pada Jembatan Rano mengingat kondisi lantai Jembatan banyak yang jebol. Faktor usia Jembatan Rano yang mengakibatkan kondisi Jembatan makin hari makin parah.
“Sifatnya darurat. Kita libatkan perusahaan yang melintasi Jembatan itu, ada tiga perusahaan,”katanya.
Perusahaan yang dilibatkan ini, menyediakan semua material yang di butuhkan. Sedangkan pihak UPTD menyediakan tenaga teknis dan tenaga kerja.
“Ini murni tanggap darurat di bawah naungan UPTD Alkal. Dan ini sifatnya segera karena jika lambat jalur lalulintas dari Kecamatan Kuala Jambi sekitar akan lumpuh,”ujarnya.
Untuk Jembatan Rano sendiri jelas Alqodri, konstruksi yang terbuat dari besi itu memang sudah cukup rapuh. Dimana tiang dan habim Jembatan sudah banyak yang keropos. Mengakibatkan selalu butuh Perbaikan.
“Itu kan Jembatan di bangun oleh pihak PetroChina, cuma perawatan nya di serahkan ke pihak Pemkab,”terangnya.
Dari keterangan tenaga teknis dilapangan, sudah selayaknya konstruksi Jembatan Rano ini di bangun secara permanen. Melihat kesadaran arus lalulintas yang melewati jembatan Rano tersebut.
“Ya sudah waktunya di bangun permanen, kalau tidak akan selalu di Perbaikan, “bebernya.
Alqodri juga mengatakan, pada tahun 2024 ini pihaknya tengah meninvetarisir kondisi Jembatan rusak di wilayah Kabupaten Tanjabtim.
“Masih di inventarisir dulu, dari hasil itu nanti kita akan melakukan penanganan secara berkala,”tandasnya.(red)
Discussion about this post