MUARASABAK,(Seputar Jambi)-Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur mencatat capaian kinerja yang signifikan sepanjang tahun 2025. Selain meraih prestasi dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda), lembaga ini berhasil menunjukkan performa unggul di berbagai bidang penegakan hukum.
Di bidang Pembinaan, Kejari Tanjung Jabung Timur mencatat realisasi PNBP sebesar Rp 2,22 miliar, jauh melampaui target sebesar Rp 382 juta atau setara 580,94%. Sementara itu, Bidang Intelijen aktif melaksanakan berbagai kegiatan strategis, termasuk pengamanan proyek strategis, lidpamgal, penyuluhan hukum, program PAKEM, dan kampanye anti korupsi.
Pada Bidang Tindak Pidana Umum, sepanjang Januari–Desember 2025, tercatat 121 SPDP masuk, 86 berkas lengkap, 99 perkara tahap II, 115 eksekusi, serta satu perkara yang berhasil diselesaikan melalui pendekatan restorative justice.
Bidang Tindak Pidana Khusus juga menunjukkan kinerja cemerlang dengan 5 penyelidikan, 5 penyidikan, 7 pra-penuntutan, 2 penuntutan, dan 5 eksekusi. Total penyelamatan keuangan negara dari kasus korupsi, termasuk PT Pelindo II Cabang Jambi, mencapai Rp 1,67 miliar.
Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara menangani 1 perkara litigasi, 7 non-litigasi, memberikan 44 pelayanan hukum, melakukan 2 MoU, dan 32 pendampingan hukum. Sedangkan Bidang Pemulihan Aset berhasil mengeksekusi 77 unit barang rampasan dengan total penyelesaian Rp 2,07 miliar, termasuk melalui lelang dan pembayaran uang pengganti.
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur, Dr. Beny Siswanto, S.H., M.H., menyatakan kebanggaannya atas prestasi tersebut:
“Raihan empat penghargaan sekaligus ini bukan hanya kebanggaan bagi institusi, tapi juga bukti kerja keras seluruh jajaran Kejari Tanjab Timur. Kami berkomitmen untuk terus menegakkan hukum secara transparan, profesional, dan berintegritas, serta memberikan perlindungan hukum maksimal bagi masyarakat,” ujar Dr. Beny Siswanto.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Kejari Tanjung Jabung Timur terus meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjadi motivasi untuk menghadirkan penegakan hukum yang semakin efektif dan terpercaya.(red)
Discussion about this post