MUARASABAK,(Seputar Jambi)— Program bantuan pemasangan listrik gratis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang disalurkan melalui PT PLN (Persero) memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).
Hingga akhir Desember 2025, sebanyak 230 pelanggan telah mendapatkan sambungan listrik melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan kini dapat menikmati penerangan di rumah masing-masing. Sementara itu, delapan pelanggan lainnya dijadwalkan segera dialiri listrik dalam waktu dekat.
Manajer PLN Tanjabtim, Gema Sabarani, menyampaikan bahwa program tersebut sangat membantu masyarakat yang sebelumnya belum memiliki akses listrik. Berdasarkan keterangan langsung dari para penerima manfaat, kehadiran listrik gratis membawa perubahan signifikan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk kebutuhan penerangan maupun menunjang aktivitas rumah tangga.
“Penerima bantuan tersebar di sebelas kecamatan di Kabupaten Tanjabtim dan difokuskan kepada masyarakat kurang mampu yang benar-benar membutuhkan,” ujar Gema.
Program BPBL merupakan program nasional Kementerian ESDM yang pelaksanaannya dilakukan oleh PT PLN (Persero). Program ini menyasar rumah tangga kurang mampu yang belum memiliki sambungan listrik, khususnya yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun hasil verifikasi pemerintah daerah setempat.
Melalui program ini, masyarakat penerima manfaat mendapatkan fasilitas pemasangan listrik baru secara gratis, mulai dari biaya penyambungan, instalasi dasar, kWh meter, hingga daya awal listrik yang umumnya sebesar 450 VA atau 900 VA sesuai ketentuan. Seluruh proses pemasangan dilakukan tanpa pungutan biaya apa pun.
PLN juga melakukan survei lapangan dan verifikasi teknis sebelum pemasangan guna memastikan calon penerima memenuhi kriteria serta lokasi rumah memungkinkan untuk disambungkan ke jaringan listrik. Program BPBL diharapkan dapat mempercepat rasio elektrifikasi sekaligus mendorong pemerataan akses energi, khususnya di wilayah pedesaan dan terpencil.
Gema menambahkan, pada tahun mendatang Kabupaten Tanjabtim kembali akan memperoleh alokasi program BPBL dari Kementerian ESDM. PLN berharap program bantuan listrik gratis ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses listrik yang layak.
“Kami berharap pemerintah melalui Kementerian ESDM dapat terus menghadirkan program penerangan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di wilayah yang masih terbatas akses kelistrikannya,” tutupnya.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemerataan energi nasional serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengembangan infrastruktur kelistrikan yang berkeadilan.(red)
Discussion about this post