MUARASABAK,(Seputar Jambi) – Komitmen menjaga keandalan pasokan listrik kembali ditegaskan melalui kolaborasi strategis antara PLN ULP Muara Sabak dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Pada Kamis (12/2/2026), kedua instansi ini secara resmi melaksanakan kegiatan penertiban dan pemangkasan vegetasi di sepanjang jalur jaringan tegangan tinggi PLN.
Kegiatan yang berlangsung secara terkoordinasi ini merupakan bagian dari program pengamanan Right of Way (ROW) atau ruang bebas jaringan listrik, guna memastikan distribusi energi listrik tetap stabil dan aman bagi masyarakat.
![]()
Manager PLN ULP Muara Sabak, Gema Sabarani, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas teknis, melainkan langkah preventif yang memiliki nilai strategis dalam menjaga infrastruktur kelistrikan daerah.
“Sinergi ini menjadi wujud nyata komitmen PLN bersama Pemerintah Daerah dalam melindungi infrastruktur vital. Kami memprioritaskan titik-titik dengan tingkat kerapatan vegetasi tinggi agar potensi gangguan, terutama saat cuaca ekstrem, dapat ditekan secara maksimal,” ujarnya.
Vegetasi yang tumbuh mendekati kabel tegangan tinggi diketahui berisiko memicu gangguan teknis seperti korsleting, trip jaringan, hingga pemadaman mendadak. Selain itu, potensi pohon tumbang saat angin kencang juga dapat membahayakan keselamatan warga dan merusak jaringan distribusi listrik.
Kegiatan penertiban jalur ini mengusung dua sasaran utama,Menjaga Keandalan Sistem Memastikan pasokan listrik ke pelanggan tetap kontinu dan berkualitas tanpa gangguan eksternal dari vegetasi, Meningkatkan Keselamatan Masyarakat Mencegah risiko induksi listrik maupun kecelakaan akibat pohon tumbang yang dapat menimpa jaringan.
Tim gabungan PLN dan Perkim bekerja dengan standar operasional keselamatan yang ketat, serta memperhatikan aspek lingkungan dalam setiap proses pemangkasan dan penebangan.
Pemerintah Kabupaten Tanjabtim melalui Dinas Perkim menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif PLN dalam menjaga keandalan kelistrikan daerah. Pemkab juga mengimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam menjaga ruang bebas jaringan listrik.
Masyarakat yang memiliki pohon di lahan pribadi yang telah mendekati batas aman jaringan listrik diharapkan memberikan izin kepada petugas untuk dilakukan pemangkasan sesuai ketentuan ROW.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, sistem kelistrikan di wilayah Tanjung Jabung Timur diharapkan semakin andal, tangguh menghadapi cuaca ekstrem, serta mampu mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat secara berkelanjutan.
Sinergi ini menjadi simbol komitmen bersama bahwa menjaga listrik tetap menyala bukan hanya tugas PLN semata, tetapi tanggung jawab kolektif demi keamanan dan kesejahteraan bersama.(Red)
Discussion about this post