MUARASABAK,(Seputar Jambi) — Festival Batanghari 2025 resmi dibuka dengan semarak di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Pinang Masak, kawasan Pasar Kota Jambi pada Sabtu (2/8/2025). Acara ini dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Tanjung Jabung Timur Hj Dillah Hikmah Sari,serta tokoh penting lainnya termasuk Anggota DPR RI H. Sy. Fasha dan H. Hasan Basri Agus (HBA).
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk bersatu menjaga dan melestarikan Sungai Batanghari—ikon kebanggaan provinsi ini—melalui Festival Batanghari. Ia menyebutkan bahwa festival ini telah menjadi magnet perhatian nasional dan global, bahkan masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2025.
“Ini adalah pencapaian luar biasa dan hasil dari proses kurasi yang sangat ketat. Provinsi Jambi akan menerima piagam penghargaan atas keberhasilan ini,” ujar Al Haris.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Parbudpora) Tanjung Jabung Timur, Drs. Arman, menegaskan bahwa keikutsertaan pelaku ekonomi kreatif dari 17 subsektor dalam Badan Ekraf Tanjab Timur harus dimaksimalkan dalam menyambut event ini.
“Kami berharap semua pelaku ekonomi kreatif dapat mengelola potensi daerah dan turut aktif dalam menyukseskan event seperti ini. Ini bukan hanya soal hiburan, tetapi juga soal membuka peluang dan jaringan promosi,” ujar Arman.
Ia juga menambahkan bahwa geliat kuliner dan produk kreatif dari Tanjab Timur akan memberi nilai tambah besar dalam mempromosikan keberagaman budaya serta produk unggulan daerah tersebut.
Festival Batanghari 2025 juga menjadi panggung penghargaan bagi kabupaten/kota yang berkontribusi besar di sektor pariwisata. Momentum ini disambut dengan antusias oleh para kepala daerah se-Provinsi Jambi serta perwakilan dari provinsi tetangga dan unsur Forkopimda.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan masyarakat, Provinsi Jambi terus menegaskan komitmennya dalam mengembangkan potensi wisata, ekonomi kreatif, dan pelestarian lingkungan demi memperkenalkan kekayaan budaya Jambi ke kancah dunia.(red)
Discussion about this post