Rabu, Februari 11, 2026

Dishub Tanjabtim Gelar Apel dan Operasi Gabungan Pengawasan ODOL, Tegaskan Komitmen Pengetatan Jalur Kabupaten

MUARASABAK,(Seputar Jambi) – Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar apel dan operasi gabungan pengawasan kendaraan Over Dimension and Over Load (ODOL).Kegiatan yang melibatkan Dishub Tanjabtim, Dishub Provinsi Jambi, Ditlantas Polda Jambi, dan Satlantas Polres Tanjabtim ini menjadi momentum memperkuat sinergi dalam menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas di wilayah kabupaten.

Apel bersama dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjabtim, H. Taufik Hidayat, yang dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menekan pelanggaran angkutan barang.

“Melalui kegiatan terpadu ini, kami ingin memastikan bahwa pengawasan berjalan optimal, khususnya di jalur kabupaten yang selama ini menjadi titik rawan,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, petugas gabungan masih menemukan sejumlah pelanggaran. Sebanyak 23 kendaraandikenakan tilang akibat tidak memenuhi ketentuan dimensi dan beban angkut. Selain itu, 31 pengemudi angkutan barang diberikan imbauan untuk melakukan normalisasi muatan secara mandiri.

Di sektor angkutan umum, 31 unit kendaraan mendapatkan pembinaan karena masih ditemukan kekurangan administratif maupun teknis. Seluruh proses penindakan dan pembinaan dilakukan secara humanis sesuai prosedur.

Dalam kesempatan tersebut, Taufik Hidayat menegaskan bahwa Dishub akan terus meningkatkan langkah strategis pengawasan, termasuk penjadwalan pengawasan rutin serta koordinasi lanjutan dengan BPTD Kelas II Jambi dan kepolisian.

“Kami berharap kegiatan ini memberi dampak positif dalam meningkatkan kesadaran pelaku usaha dan pengemudi. Jika edukasi tidak diindahkan, tentu tindakan tegas akan menjadi pilihan terakhir,” tegasnya.

Selain bertujuan menegakkan aturan, operasi ini juga menjadi upaya menjaga kualitas infrastruktur daerah. Beban muatan berlebih diketahui dapat mempercepat kerusakan jalan, sehingga penanganan ODOL dinilai sangat penting untuk efisiensi anggaran pemeliharaan jalan.

Dishub Tanjabtim berharap melalui kegiatan seremonial dan operasi pengawasan terpadu ini, tingkat kepatuhan pelaku angkutan di wilayah setempat semakin meningkat.

“Kami ingin kesadaran itu tumbuh dari pelaku usaha dan sopir sendiri. Ketika semua patuh, keselamatan meningkat dan infrastruktur dapat terjaga,” tutup Taufik.(red)

Next Post

Discussion about this post

Recent News


Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/u1579291/public_html/seputarjambi.id/wp-includes/functions.php:5481) in /home/u1579291/public_html/seputarjambi.id/wp-content/plugins/wp-fastest-cache/inc/cache.php on line 448
Dishub Tanjabtim Gelar Apel dan Operasi Gabungan Pengawasan ODOL, Tegaskan Komitmen Pengetatan Jalur Kabupaten - Seputar Jambi
Rabu, Februari 11, 2026

Dishub Tanjabtim Gelar Apel dan Operasi Gabungan Pengawasan ODOL, Tegaskan Komitmen Pengetatan Jalur Kabupaten

MUARASABAK,(Seputar Jambi) – Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar apel dan operasi gabungan pengawasan kendaraan Over Dimension and Over Load (ODOL).Kegiatan yang melibatkan Dishub Tanjabtim, Dishub Provinsi Jambi, Ditlantas Polda Jambi, dan Satlantas Polres Tanjabtim ini menjadi momentum memperkuat sinergi dalam menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas di wilayah kabupaten.

Apel bersama dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjabtim, H. Taufik Hidayat, yang dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menekan pelanggaran angkutan barang.

“Melalui kegiatan terpadu ini, kami ingin memastikan bahwa pengawasan berjalan optimal, khususnya di jalur kabupaten yang selama ini menjadi titik rawan,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, petugas gabungan masih menemukan sejumlah pelanggaran. Sebanyak 23 kendaraandikenakan tilang akibat tidak memenuhi ketentuan dimensi dan beban angkut. Selain itu, 31 pengemudi angkutan barang diberikan imbauan untuk melakukan normalisasi muatan secara mandiri.

Di sektor angkutan umum, 31 unit kendaraan mendapatkan pembinaan karena masih ditemukan kekurangan administratif maupun teknis. Seluruh proses penindakan dan pembinaan dilakukan secara humanis sesuai prosedur.

Dalam kesempatan tersebut, Taufik Hidayat menegaskan bahwa Dishub akan terus meningkatkan langkah strategis pengawasan, termasuk penjadwalan pengawasan rutin serta koordinasi lanjutan dengan BPTD Kelas II Jambi dan kepolisian.

“Kami berharap kegiatan ini memberi dampak positif dalam meningkatkan kesadaran pelaku usaha dan pengemudi. Jika edukasi tidak diindahkan, tentu tindakan tegas akan menjadi pilihan terakhir,” tegasnya.

Selain bertujuan menegakkan aturan, operasi ini juga menjadi upaya menjaga kualitas infrastruktur daerah. Beban muatan berlebih diketahui dapat mempercepat kerusakan jalan, sehingga penanganan ODOL dinilai sangat penting untuk efisiensi anggaran pemeliharaan jalan.

Dishub Tanjabtim berharap melalui kegiatan seremonial dan operasi pengawasan terpadu ini, tingkat kepatuhan pelaku angkutan di wilayah setempat semakin meningkat.

“Kami ingin kesadaran itu tumbuh dari pelaku usaha dan sopir sendiri. Ketika semua patuh, keselamatan meningkat dan infrastruktur dapat terjaga,” tutup Taufik.(red)

Next Post

Discussion about this post

Recent News