MUARASABAK,(Seputar Jambi) -Respons cepat dan koordinasi antar desa menjadi kunci keberhasilan mencegah kebakaran meluas di Desa Bakti Idaman, Kecamatan Mendahara. Meski lima unit rumah semi permanen hangus dilalap api, upaya pemadaman berhasil menyelamatkan puluhan rumah lain yang berada di kawasan pemukiman padat.
Kebakaran yang terjadi secara tiba-tiba sempat membuat warga berjibaku memadamkan api dengan peralatan sederhana. Namun, situasi mulai terkendali setelah armada pemadam kebakaran dari Desa Merbau dan Desa Mendahara Tengah tiba di lokasi usai dilakukan koordinasi secara daring.
Kepala Desa Merbau, Amiruddin, yang memimpin langsung tim di lapangan, mengatakan fokus utama petugas saat tiba adalah memutus jalur api agar tidak menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya.
“Saat kami sampai, lima rumah sudah terbakar. Prioritas kami adalah mencegah api menyebar karena kondisi pemukiman sangat rapat dan sebagian besar bangunan berbahan papan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya menurunkan dua unit damkar apung untuk mempercepat proses pemadaman dari berbagai sisi. Upaya tersebut semakin maksimal setelah tim damkar dari Desa Mendahara Tengah turut bergabung.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Mendahara Tengah, Nurhidayah. Begitu menerima laporan kebakaran, ia langsung mengerahkan tim dengan membawa tiga unit mesin pemadam ke lokasi kejadian.
“Begitu ada informasi, tim langsung bergerak. Alhamdulillah api bisa dikendalikan bersama,” ujarnya.
Dalam peristiwa ini, selain lima rumah yang terbakar, dua bangunan lainnya terpaksa dirobohkan untuk mencegah rambatan api. Seorang ibu paruh baya dilaporkan mengalami luka bakar di bagian punggung saat berusaha menyelamatkan anaknya dari dalam rumah.
Pihak Kecamatan Mendahara dan Polsek Mendahara turut turun ke lokasi untuk memastikan proses pemadaman berjalan aman serta memberikan dukungan moril kepada para korban kebakaran.(red)
Discussion about this post